GKPB Abianbase

GKPB Jemaat "Galang Ning Hyang" Abianbase, Mengwi, Badung, Bali 80351 - Phone +62 361 420202

 

Jumat, 30 November 2012

1.     Pujian, “Kami Berkumpul Memuji-Mu”

2.     Berdoa

3.     Renungan :

§  Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. (Mazmur 104 : 33)

 

§  Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! (2 Timotius 4 : 18)

 

Puji-pujian Menyenangkan Hati Tuhan

 

Memuji Tuhan bukanlah dikhususkan bagi orang0orang Kristen yang bersuara bagus dan merdu atau yang memiliki kemampuan olah vocal baik. Memuji Tuhan adalah tugas semua orang percaya. Menyanyi, menaikkan pujian bagi Tuhan, membesarkan nama-Nya adalah bagian hidup dari setiap orang percaya baik itu tua, muda, besar, kecil, laki-laki ataupun perempuan.

Pemazmur berkata : Aku hendak memuji TUHAN selama aku hidup. Tuhan tentu tidak menilai seberapa bagus suara kita, tetapi yang Dia nilai adalah kesungguhan hati kita dalam memuji Tuhan. Pujian yang keluar dari hati, tentu akan menyenangkan hati Tuhan. Dalam Perjanjian Lama pun umat Tuhan selalu bermazmur bagi Dia dalam puji-pujian.

Tuhan menghendaki agar kita selalu memuliakan Dia. Daud adalah orang yang mengerti benar betapa pentingnya suatu pujian bagi Tuhan. Dalam pujian itu ada kuasa. Itu sebabnya Daud dengan yakin berkata bahwa di sepanjang umur hidupnya ia akan terus memuji nama Tuhan. Masih banyak orang Kristen yang ogah-ogahan dalam memuji Tuhan, di gereja pun memuji Tuhan dengan setengah hati. Karena itu, bagi setiap kita, mari puji Tuhan baik itu dengan suara kita atau pun memuji atau memuliakan Tuhan dengan sikap hidup yang benar di hadapan-Nya, sebab Ia telah melakukan perkara besar bagi kita yaitu menyelamatkan dan melepaskan kita dari maut (2 Timotius 4 : 18).

4.     Pujian, “Hatiku Penuh Nyanyian”

5.     Pokok Doa : Ya Tuhan, mampukan kami sehingga kami selalu memiliki kerinduan untuk memuji-Mu senantiasa melalui hidup kami.

 


 

Kamis, 29 November 2012

1.     Puijian, “Tuhan Yesus Setia, Dia Sahabat Kita”

2.     Berdoa

3.     Renungan :

§  Engkau meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan. (Mazmur 56 : 14)

 

§  Allah setia dank arena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

(I Korintus 10 : 13)

 

Allah Setia

 

Memuji-muji Tuhan bukanlah hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang bersuara bagus. Banyak orang kuat suka lupa dengan kelemahan orang lain. Lupa bahwa orang lain tidak sekuat dirinya, sehingga tidak jarang mereka mengukur dan menuntut orang lain seperti dirinya. Namun kita memiliki berita baik : Allah Bapa kita di surge tidak seperti itu. Sekalipun Dia dahsyat dan penuh kuasa, Dia tidak pernah lupa bahwa kekuatan anak-anak-Nya terbatas. Dia tahu betul batas kekuatan kita.

Jika pencobaan-pencobaan terjadi dalam hidup kita, Dia menjamin kita dapat menanggungnya. Tak ada pencobaan yang melampaui kekuatan kita. namun, mengapa Tuhan mengizinkan pencobaan atau beban datang di hidup kita? Karena beban-beban itu akan membuat kita berbobot, sehingga “tidak mengambang”.

Suatu kali, beberapa lebah dibawa dalam penerbangan ke luar angkasa untuk mengetahui reaksinya terhadap keadaan tanpa bobot. Dari eksperimen itu dilaporkan bahwa pada atmosfer tanpa bobot, lebah-lebah itu mampu mengambang tanpa usaha apa pun sangat santai, sangat ringan. Lebah-lebah itu sepertinya menikmati perjalanan, tetapi ternyata hanya untuk sesaat. Sebab sekejap kemudian mereka mati. Mengambang saja seperti itu membuat mereka melayang-layang, terputar-putar, dan kemudian mati. Perhatikan juga bahwa ikan yang mengambang di aquarium bukanlah ikan yang hidup, tetapi akan yang sudah mati.

Nyatanya dalam hidup ini kita memerlukan “beban” agar tidak “mengambang”. Perlu ada pergumulan menghadapi masalah yang justru akan menghdupkan kita. dank arena Tuhan berjanji beban itu takkan melampaui batas kekuatan kita, mari bangkit dan hadapi semua yang di hadapan kita. satu janji Tuhan yang akan menguatkan kita selalu, bahwa Ia setia. Kesetiaan-Nya dinyatakan-Nya dengan menganugerahkan kekuatan tatkala kita berhadapan dengan pergumulan hidup! Ia tidak akan membiarkan kita binasa akibat pergumulan hidup kita. Puji Tuhan.

 

4.     Pujian, KJ. 299  “Bersyukur Kepada Tuhan”

5.     Pokok Doa : Ya Tuhan, kami bersyukur dan berterima kasih atas kekuatan yang Engkau berikan saat kami menghadapi pergumulan dalam hidup kami.

 


 

Rabu, 28 November 2012

1.    Pujian, “Ada Kuasa Dalam Darah-Nya” dan “Kumenang-kumenang”

2.    Berdoa

3.    Renungan :

§  Pada masa hidupmu akan Kulaksanakan segala yang Kuperingatkan kepadamu. Aku, TUHAN Yang Mahatinggi sudah berbicara. (Yehezkiel 12:25, BIS).

 

§  Jawab Yesus kepada Maria : bukankah sudah Kukatakan kepadamu : jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah? (Yohanes 11:40).

 

Percayalah, Maka Kemuliaan-Nya Akan Nyata

 

Dalam sebuah perkunjungan yang saya lakukan ke salah satu anggota jemaat, saya mendapat berkat rohani yang luar biasa dari kesaksian keluarga yang saya kunjungi ini. Sebut saja keluarga Pak Putu. Istri dari Pak Putu ini menderita sakit kanker. Dalam perkunjungan ini, putri dari Pak Putu memberi kesaksian seperti berikut : ketika ibu saya sakit, saya sangat ingin Tuhan menyembuhkannya lewat mukjizat, sehingga tak perlu operasi. Namun, saya harus menerima kenyataan yang berbeda. Ibu saya harus dioperasi dan menjalani kemoterapi. Iman saya harus berhadapan dengan ujian untuk tetap teguh percaya walau jalan yang ditempuh tampak berbeda. Akan tetapi, mukjizat itu tetap ada. Iman orang tua saya yang saat itu baru mengenal Tuhan tetap teguh bertahan menghadapi semua proses tersebut. Bahkan, mereka mengakui kebesaran dan kebaikan Tuhan lewat peristiwa ini. Ibu saya pun sembuh dari sakit. Sampai akhirnya, kedua orang tua saya justru dibaptis setelah pengalaman tersebut.

Saudara, kerap kali kita memiliki pemikiran yang berbeda dengan Tuhan, sehingga kita menjadi kecewa, bingung, sedih. Demikian pula dengan Maria. Ia berharap Tuhan Yesus datang saat Lazarus masih terbaring sakit, sehingga ia tidak akan mati. Kenyataannya, justru sebaliknya. Tuhan menunda datang. Namun, di tengah ketidakmengertian Maria akan pemikiran Tuhan, Dia meminta agar Maria tetap percaya. Sebab ketika orang percaya, maka ia akan melihat kemuliaan Tuhan (ayat 40). Dan inilah yang Tuhan tunjukkan; kebangkitan Lazarus membuat banyak orang menjadi percaya.

Ketika hal-hal yang terjadi di hadapan kita tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, dan kita sama sekali tidak mengerti rencana Tuhan, maukah kita tetap percaya? Sebab, Dia hendak menunjukkan kemuliaan-Nya, hingga akhirnya membuat kita mengerti apa maksud dan rencana Tuhan dibalik semua yang terjadi. Percaya saja, tidak lebih. Tuhan berjanji akan memperlihatkan kemuliaan-Nya. 

 

4.    Pujian, KJ. 344 : 1 – 4  “Ingat Akan Nama Yesus”

5.    Pokok Doa : Ya Tuhan, tolong kuatkan selalu iman kami agar kami selalu percaya kepada-Mu dalam segala kondisi kami sehingga kami merasakan kemuliaan-Mu.

 


Seminar Kanker Serviks yang di bawakan oleh dr. Oka Husada, SpOG dalam Rangka HUT GKPB Galang Ning Hyang Abianbase yang ke 78

Execution of authentication request returned unexpected result: 404


Dalam rangka memeriahkan HUT GNH ke 78, Panitia HUT mengadakan berbagai kegiatan olahraga

Execution of authentication request returned unexpected result: 404


Gereja Abianbase Info

GKPB Jemaat Galang Ning Hyang Abianbase merupakan salah satu anggota dari GKPB (Gereja Kristen Protestan di BALI) yang beralamatkan di Jln. Raya Abianbase No.   Mangupura Bali, Phone +62 361 420202. Berdiri sejak 1 Desember 1934, yang dimulai dengan dibaptis sekitar 89 orang (jemaat mula-mula).

Jadwal Ibadah

Ibadah Raya Minggu
-- Minggu Pukul 07:30 WITA
-- Lt 2 Gedung Gereja

Ibadah Sekolah Minggu :
-- Minggu Pukul 07:30 WITA
-- Lt 2 Gedung Lokita Purna Marga (LPM)

Ayat Hari Ini

Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?
(Luk 18:7)

"Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?" (Yohanes 11:25-26)