Kamis, 22 November 2012

1.       Pujian, KJ. 242 : 1 – 2  “Muliakan Allah Bapa”

2.       Berdoa

3.       Renungan :

§  Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku. (Keluaran 33 : 18)

 

§  Yesus telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya. (Yohanes 2 : 11)

 

Kemuliaan-Mu Sungguh Nyata

 

Ketika Musa meminta agar Tuhan memperlihatkan kemuliaan-Nya, maka ada suatu perlakuan khusus yang Allah lakukan, sebab firman Tuhan berkata bahwa tidak ada seorang pun yang dapat memandang wajah Tuhan dapat tetap hidup. Maka Tuhan menempatkan Musa di lekukan gunung batu dimana ia berdiri dan ketika Allah melewatinya, Musa hanya bisa memandang belakang-Nya, namun wajah Tuhan sungguh nyata, namun manusia yang berdosa tidak akan sanggup memandang-Nya.

Sesungguhnya setiap kita diciptakan Tuhan untuk sebuah rencana yang mulia. Pada mulanya kita diciptakan segambar dan serupa dengan-Nya. Oleh sebab itu kita manusia sungguh berharga bagi-Nya. Namun ketika dosa menjauhkan kita dari kehidupan mulia itu, maka Allah tidak menghendaki kita sebagai anak-anak-Nya kehilangan kemuliaan itu dengan jalan mengutus Yesus Kristus ke dalam dunia untuk menebus segala dosa kita. Firman Tuhan berkata, bahwa : “Yesus telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya (Yohanes 2:11). Jadi bila kita percaya, maka kita juga disebut sebagai murid-murid Kristus. Bila kita percaya kepada-Nya senantiasa, maka kita akan melihat kemuliaan Tuhan. Keselamatan yang Dia berikan bagi kita merupakan perlakuan khusus, dan amat khusus, karena dia tidak menginginkan kita binasa melainkan beroleh hidup yang kekal dalam kemuliaan-Nya.

Hari ini, sudahkah kita merasa berharga sebagai anak-anak Allah, yang diciptakan bagi Dia? Jangan sampai kita melupakan Dia yang sudah berkarya; membentuk dan menyelamatkan kehidupan kita. Masalah, tantangan, situasi sulit, sakit penyakit dan segala pergumulan boleh ada dalam kehidupan kita. Namun semuanya itu tidak akan merubah apa yang sudah Dia lakukan dalam kehidupan kita. Ya, kita telah diselamatkan, asal kita tetap percaya.

 

4.       Pujian, KJ. 438 : 1, 4  “Apapun Juga Menimpamu”

5.       Pokok Doa : Ya Tuhan, terima kasih karena kami berharga di mata-Mu. Tolonglah kami ya Tuhan, agar dalam kondisi apapun kami tetap percaya kepada-Mu.