Rabu, 28 November 2012

1.    Pujian, “Ada Kuasa Dalam Darah-Nya” dan “Kumenang-kumenang”

2.    Berdoa

3.    Renungan :

§  Pada masa hidupmu akan Kulaksanakan segala yang Kuperingatkan kepadamu. Aku, TUHAN Yang Mahatinggi sudah berbicara. (Yehezkiel 12:25, BIS).

 

§  Jawab Yesus kepada Maria : bukankah sudah Kukatakan kepadamu : jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah? (Yohanes 11:40).

 

Percayalah, Maka Kemuliaan-Nya Akan Nyata

 

Dalam sebuah perkunjungan yang saya lakukan ke salah satu anggota jemaat, saya mendapat berkat rohani yang luar biasa dari kesaksian keluarga yang saya kunjungi ini. Sebut saja keluarga Pak Putu. Istri dari Pak Putu ini menderita sakit kanker. Dalam perkunjungan ini, putri dari Pak Putu memberi kesaksian seperti berikut : ketika ibu saya sakit, saya sangat ingin Tuhan menyembuhkannya lewat mukjizat, sehingga tak perlu operasi. Namun, saya harus menerima kenyataan yang berbeda. Ibu saya harus dioperasi dan menjalani kemoterapi. Iman saya harus berhadapan dengan ujian untuk tetap teguh percaya walau jalan yang ditempuh tampak berbeda. Akan tetapi, mukjizat itu tetap ada. Iman orang tua saya yang saat itu baru mengenal Tuhan tetap teguh bertahan menghadapi semua proses tersebut. Bahkan, mereka mengakui kebesaran dan kebaikan Tuhan lewat peristiwa ini. Ibu saya pun sembuh dari sakit. Sampai akhirnya, kedua orang tua saya justru dibaptis setelah pengalaman tersebut.

Saudara, kerap kali kita memiliki pemikiran yang berbeda dengan Tuhan, sehingga kita menjadi kecewa, bingung, sedih. Demikian pula dengan Maria. Ia berharap Tuhan Yesus datang saat Lazarus masih terbaring sakit, sehingga ia tidak akan mati. Kenyataannya, justru sebaliknya. Tuhan menunda datang. Namun, di tengah ketidakmengertian Maria akan pemikiran Tuhan, Dia meminta agar Maria tetap percaya. Sebab ketika orang percaya, maka ia akan melihat kemuliaan Tuhan (ayat 40). Dan inilah yang Tuhan tunjukkan; kebangkitan Lazarus membuat banyak orang menjadi percaya.

Ketika hal-hal yang terjadi di hadapan kita tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, dan kita sama sekali tidak mengerti rencana Tuhan, maukah kita tetap percaya? Sebab, Dia hendak menunjukkan kemuliaan-Nya, hingga akhirnya membuat kita mengerti apa maksud dan rencana Tuhan dibalik semua yang terjadi. Percaya saja, tidak lebih. Tuhan berjanji akan memperlihatkan kemuliaan-Nya. 

 

4.    Pujian, KJ. 344 : 1 – 4  “Ingat Akan Nama Yesus”

5.    Pokok Doa : Ya Tuhan, tolong kuatkan selalu iman kami agar kami selalu percaya kepada-Mu dalam segala kondisi kami sehingga kami merasakan kemuliaan-Mu.